
Penulis:
Konradus Doni K.,
Engel Bertha Halena Gena,
Paulus Ama Kamuri,
Yohanes Umbu Lede,
Kanisius Kami,
Kristoforus Dowa Bili,
Yuliana Sesi Bitu,
Fany Ruth Dapawole,
Asni Ladu Mbana,
Rahel Maga Haingu,
Arianti Malo,
Yunita Laka Marawali,
Yuliana Sesi Bitu,
Flavianus Mario Malo
Diskripsi
Penerbitan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas cakrawala pengetahuan interdisipliner, khususnya dalam bidang antropolinguistik yang memadukan bahasa, budaya, dan identitas masyarakat Sumba. Melalui pendekatan ini, mahasiswa, dosen, dan peneliti diajak untuk memahami bahwa bahasa bukanlah sekadar alat komunikasi, tetapi juga cerminan cara pandang, nilai, serta kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kehadiran berbagai tulisan dalam buku ini memperlihatkan keragaman fenomena kebahasaan yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga simbolik dan pragmatis. Analisis semiotik tentang simbol-simbol pada rumah adat Kambera, misalnya, menegaskan bahwa masyarakat Sumba Timur menata prinsip moral dan filsafat hidup mereka melalui tatanan simbolik yang tersemat pada ornamen budaya. Simbol-simbol tersebut bukan sekadar representasi artistik, melainkan wadah pewarisan karakter kolektif yang bersifat imperatif dan antisipatif. Analisisnya memperlihatkan betapa bahasa berperan sentral dalam menjaga kontinuitas kearifan lokal.
Halaman : VII + 240
Harga :
ISBN :