Penulis : Alex John Ulaen

Diskripsi:

Buku ini merupakan pengembangan dan pendalaman isi buku yang didukung oleh Program Layanan Lainnya untuk Kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya. Sesuai dengan tujuan program, aktivitas penangkapan ikan dengan menggunakan purse-seine tradisional bernama seke atau pandihe; masuk dalam tiga kategori aspek pemajuan kebudayaan, yakni: adat istiadat, pengetahuan tradisional, dan teknologi tradisional lingkup tradisi-bahari. Sebutan pengembangan dan pendalaman isi buku alasannya karena perhatian terhadap topik “seke – maneke” sebagai salah satu kegiatan penangkapan ikan secara tradisional di kepulauan Sangihe telah dilakukan oleh penulis. Berawal pada tahun 2012, penulis mendapat kepercayaan dari Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menulis buku bertema “Verifikasi Nilai Budaya Bahari”. Hasil kajian tersebut diterbitkan dengan judul: Verifikasi Nilai Budaya Bahari: Seke-Maneke; Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan (Jakarta, 2014). Meskipun telah diterbitkan dalam bentuk buku dan menggunakan sub-judul “Seke – Maneke: Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan”, pada dasarnya informasi tentang kegiatan Maneke sifatnya masih sekedar garis besar saja. Karena, tujuan penulisan waktu itu tentang Verifikasi Nilai Budaya Bahari. Pada tahun 2012 – 2013, aktivitas maneke sudah tidak dilakukan oleh nelayan setempat. Pada tahun 2024, penulis mendapat berita bahwa nelayan di dua pulau yakni pulau Makalehi Maneke: Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan di Kepulauan Sangihe di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro disingkat SITARO dan di pulau Para wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kembali melakukan kegiatan Maneke setelah sekian dekade tidak melakukan aktivitas tersebut. Pelaksanaan kegiatan Maneke di pulau Para berkaitan dengan status pulau paling selatan Kepulauan Sangihe ditetapkan sebagai “desa-wisata”. Penetapan ini semula berhubungan dengan aktivitas penyelaman karena di sekitar pulau ini banyak lokasi menarik para penyelam. Namun, warganya merasa perlu menghidupkan kembali kegiatan Maneke.

Halaman : viii + 70 hlm

Ukuran : 15 x 21 cm

ISBN :

Harga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *